Lomba ini dimasudkan untuk memperkenalkan budaya kepada pemustaka terutama kalangan anak-anak dan remaja tentang bagaimana orang tua dulu memasakan makanan dengan menggunakan kayu bakar, yang dimulai dengan mencari kayu bakar, berjuang menyalakan api tanpa minyak tanah atau gas, dan setelah api besar melawan perihnya mata oleh asap.
Peserta dibagi dalam kelompok, yang setiap kelompok terdiri dari 3 orang. Laki-laki yang berperan sebagai suami bertugas mencari kayu bakar dan menyalakan api. Sedangkan perempuan yang berperan sebagai istri bertugas menyiapkan bahan dan memasak. Dan anggota lainnya berperan sebagai anak yang bertugas membantu orang tua
Sebelum lomba memasak dimulai, para peserta dibimbing oleh Ketua TBM An Nur Palajau, Kaspianti, tentang bagaimana cara membuat bubur Menado dan aturan lomba.
Nampak peserta antusias mengikuti lomba memasak ini. Dimulai dengan mencari kayu bakar dan menyiapkan alat/bahan memasak, lalu mereka bekerja sama memasak. Setelah masak mereka menghidangkan masakannya masing-masing, yang sebagian dihidangkan untuk dinilai dan lainnya untuk dinikmati anggota kelompoknya.
Lomba ini dinilai oleh 3 orang dewasa, yaitu Kaspianti, Kasmawati dan Titin. Keluar sebagai juara adalah Kelompok Ruqayya dengan jumlah nilai 230, Kelompok Aisya sebagai Juara 2 dengan nilai 210, dan Juara 3 adalah Kelompok Nur dan Pika dengan nilai masing-masing 155.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar