TBM An Nur Palajau
Media Informasi dan Kreativitas TBM An Nur. Tergerak, Bergerak, dan Menggerakkan Literasi
Selasa, 13 Mei 2025
TBM An Nur Ajak Anak-Anak Membaca Bareng di Dermaga Lassang-Lassang
Selasa, 09 Juli 2024
TBM An Nur Mengikuti Bimtek Conten Creator di Dinas Perpustakaan dan Kearsifan Jeneponto
Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsifan Kabupaten Jeneponto sebagai implementasi dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi pemustaka terutama literasi digital guna mendapat penghasilan.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 8 Juli 2024 ini diikuti oleh para pengelola Perpustakaan Desa/TBM yang menjadi mitra Perpustakaan Nasional dalam program TPBS. Untuk TBM An Nur Palajau diwakili oleh Sahabuddin dan Fadhil Elsah Anugerah.
Dalam sambutannya, Kadis Perpustakaan dan Kearsifan Kabupaten Jeneponto, H. Nur Alim, S.E,MA mengapreasiasi Kabid Layanan, Kerja Sama dan Pengembangan DPK Jeneponto, Hj. Syahru Rahmadani, ST, M.AP yang telah menyelenggarakan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas para pegiat literasi di Bumi Turatea ini. Dan berharap kepada para peserta untuk serius mengikuti kegiatan ini sampai akhir agar ilmunya bisa bermanfaat.
Dalam kesempatan ini, TBM An Nur Palajau menyerahkan buletin LITERASI kepada Dinas Perpustakan dan Kearsifan yang diterima oleh Kabid Layanan dari Fadhil Elsah Budiman.
Minggu, 07 Juli 2024
TBM An Nur Palajau Menggeral Lomba Membuat Bubur Menado Secara Tradisional
Lomba ini dimasudkan untuk memperkenalkan budaya kepada pemustaka terutama kalangan anak-anak dan remaja tentang bagaimana orang tua dulu memasakan makanan dengan menggunakan kayu bakar, yang dimulai dengan mencari kayu bakar, berjuang menyalakan api tanpa minyak tanah atau gas, dan setelah api besar melawan perihnya mata oleh asap.
Peserta dibagi dalam kelompok, yang setiap kelompok terdiri dari 3 orang. Laki-laki yang berperan sebagai suami bertugas mencari kayu bakar dan menyalakan api. Sedangkan perempuan yang berperan sebagai istri bertugas menyiapkan bahan dan memasak. Dan anggota lainnya berperan sebagai anak yang bertugas membantu orang tua
Sebelum lomba memasak dimulai, para peserta dibimbing oleh Ketua TBM An Nur Palajau, Kaspianti, tentang bagaimana cara membuat bubur Menado dan aturan lomba.
Nampak peserta antusias mengikuti lomba memasak ini. Dimulai dengan mencari kayu bakar dan menyiapkan alat/bahan memasak, lalu mereka bekerja sama memasak. Setelah masak mereka menghidangkan masakannya masing-masing, yang sebagian dihidangkan untuk dinilai dan lainnya untuk dinikmati anggota kelompoknya.
Lomba ini dinilai oleh 3 orang dewasa, yaitu Kaspianti, Kasmawati dan Titin. Keluar sebagai juara adalah Kelompok Ruqayya dengan jumlah nilai 230, Kelompok Aisya sebagai Juara 2 dengan nilai 210, dan Juara 3 adalah Kelompok Nur dan Pika dengan nilai masing-masing 155.
Jumat, 05 Juli 2024
TBM An Nur Mengajarkan Keterampilan Mengulas Buku
Mengulas buku adalah salah salah kemampuan literasi yang perlu dimiliki oleh seorang pembaca. Kemampuan mengulas buku menunjutkan pemahaman atau penguasaan mereka terhadap buku yang telah dibaca.
Agar pemustaka bisa memahami cara mengulas buku, maka kepadanya diberi bimbingan cara mengulas buku. Mengulas buku dimulai dengan menyebutkan judul buku, pengarang, ilustrator, dan penerbit. Setelah itu diulas isi buku tersebut.Rabu, 03 Juli 2024
Latih Motorik dan Konsentrasi, TBM An Nur Palajau Bimbing Pemustaka Menempel Stiker Mainan
Dengan memanfaatkan stiker mainan sumbangan seorang warga Kota Makassar, Ibu Fatmawati,TBM An Nur Palajau membimbing anak-anak khususnya yang masih usia dini menempel stempel stiker agar mereka tidak asal menempel saja.
Menempel stiker mainan buku keterampilan dan seni tersendiri. Maka sebelum menempelnya di kertas terlebih dahulu harus berfikir dulu di mana akan ditempel supa nantinya menggambarkan tema tersendiri dan nampak indah dan rapi. Permainan ini tentu butuh konsentrasi dari para pemain.
Tidak semua anak-anak mampu menempel stiker mainan dengan benar, rapi dan indah. Kebanyakan mereka asal menempel sehingga stiker yang ditempel berantakan, dan tidak menggambarkan tema tertentu.
Walau bimbingan menempel stiker ini hanya untuk anak-anak usia dini, namun ikut pula beberapa anak usia SD. Dan ternyata hasil tempelan anak usia SD tidak beda dengan hasil tempelan anak usia dini.
Senin, 01 Juli 2024
Memanfaatkan Hari Libur, Anak-Anak Belajar Ketrampilan di TBM An Nur
Libur panjang akhir tahun ajaran yang dimulai setelah penerimaan rapor pada Sabtu, 22 Juni 2024, membuat pelajar memiliki banyak waktu di rumah. Untuk mengisi waktu mereka agar tidak menghabiskan waktunya di depan TBM atau HP, maka TBM An Nur Palajau telah menyiapkan berbagai kegiatan yang menarik bagi mereka.
Kegiatan yang menarik tersebut antara lain belajar keterampilan yang diharapkan bisa memberikan kecakapan hidup yang bisa bermanfaat bagi hidupnya. Kegiatan yang dilakukan di TBM An Nur Palajau, antara lain belajar komputer, belajar membuat masakan tradisional, praktek keterampilan dari kertas.
Rencananya, pada tanggal 4 Juli yang akan datang, TBM An Nur Palajau akan menggealar lomba sehubungan pembelajaran keterampilan yang diperoleh selama liburan ini, antara lain lomba menulis cerita, lomba membuat mainan dari kertas, lomba membaca cepat dengan buku terbalik, lomba mewarnai gambar, dan lomba membuat Reel ajakan membaca.
Selama liburan ini, TBM An Nur banyak dikunjugi pemustaka, yang bukan hanya siang hari tetapi juga malam hari. Mereka datang dengan beragam tujuan, ada yang datang membaca, meminjam buku, belajar keterapilan, dan ada pula yang hanya untuk bermain-main, terutama anak-anak PAUD yang belum bisa membaca.
Minggu, 30 Juni 2024
AYO MENULIS, SEKALIPUN TULISAN KITA DIHUJAT ORANG !
Oleh: Sahabuddin, S. Pd (Pounder TBM An Nur Palajau)
Menulis
adalah salah satu aktivitas literasi yaitu kemampuan seseorang untuk merangkai
kata menjadi kalimat yang berbentuk informasi atau ilmu yang dapat dibaca oleh
orang lain. Menulis tidak dapat dipisahkan dari aktivitas membaca. Menulis diawali
dengan membaca. Seseorang dapat menulis karena rajin menimbah ilmu melalui
membaca dan akhirnya tulisannyalah yang dibaca oleh orang lain.
Tulisan
memiliki kekuatan untuk mempengaruhi seseorang, masyarakat atau bangsa. Akidah
seseorang atau masyarakat bisa berubah karena dipengaruhi oleh tulisan.
Ideologi suatu bangsa amat dipengaruhi oleh tulisan. Banyak tokoh dunia yang
diikuti ajaran karena ajarannya tersebut tersebar luas melalui tulisannya. Para
imam mazhab banyak pengikutnya di seluruh dunia karena tulisannya yang tersebar
ke seluruh dunia. Majunya tidaknya suatu bangsa itu pengaruhi oleh banyaknya
tulisan yang dibaca oleh bangsa tersebut.
Salah
satu faktor masih rendahnya kualitas SDM bangsa kita adalah rendahnya daya
leiterasi,yaitu kurangnya minat baca dan masih kurangnya tulisan/buku yang
tersebar ke masyarakat. Oleh karena itu, memperbanyak penyebaran tulisan ke
masyarakat adalah suatu keharusan bagi masyarakat atau bangsa kita.
Menulis
bukanlah perkara benar tidaknya atau disuka tidaknya tulisan kita,melainkan
perkara kemampuan, kemauan dan kebenaranian. Banyak orang yang berilmu tetapi
tidak mapu,tidak mau atau tidak berani menulis ilmunya untuk disebarkan kepada
masyarakat luas. Ada yang tidak mau menulis sesuatu yang diyakini benar karena
takut dibully atau dihujat oleh orang lain.
Memang
kenyataannya, apa yang kita anggap benar belum tentu benar bagi orang lain.
Yang sudah pasti adalah sebenar apapun tulisan kita pasti ada yang menentangnya
dan sesesat apapun tulisan kita pasti ada pendukungnya. Tidak ada tulisan yang
bisa diterima oleh semua orang. Al Quran saja yang berasal dari Allah tidak
semua manusia bisa mempercayai dan menerimanya, bahkan umat Islam saja banyak
yang menola atau mendustakan ayat-ayat-Nya.
Ajaran
Islam yang 100 persen benar masih banyak umat manusia yang menolaknya karena
menganggapnya sesat. Ajaran komunis yang dianggap sesat masih banyak umat
manusia yang mengikutinya karena dianggap benar.
Karena
tidak ada tulisan yang bisa diterima oleh semua orang maka yang bisa kita
lakukan adalah menulis apa yang kita yakini benar dan bermanfaat lalu sebarkan.
Tak perlu mempersoalkan berapa orang yang menerima atau menolak,berapa orang
yang memuji atau menghujat. Tak perlu baper terhadap orang-orang yang membully
atau menghina kita, yang penting sampaikan saja dan yaikinlah pasti ada yang
menerima tulisan kita.
Marilah
menulis karena boleh jadi tulisan yang kita anggap enteng tentang sangat besar
manfaatnya bagi orang lain. Kegiatan yang kita angap biasa-biasa saja lalu
ditulis dan dipublikasikan boleh jadi sangat luar biasa bagi orang lain.
Pemikiran kita yang amat sederhana dan disebarkan,boleh jadi amat bermanfaat
bagi kehidupan manusia.
Tulisan
mengandung dua potensi, yaitu berpotensi bermanfaat bagi kehidupan dan
berpotensi merusak kehidupan. Melalui tulisan kita bisa memberi petunjuk kepada
banyak orang atau melalui tulisan kita bisa menyesatkan banyak orang. Cuma
harus selalu diingat baha segala yang kita tulis kelak akan
dipertanggungjawabkan,baik di dunia maupun di akhirat. Tulisan yang mengandung
petuntuk maka Allah akan membalasnya kebaikan dan kebaikan dari orang yang
mengamalkannya. Dan kebaikan yang mengandung kesesatan maka Allah akan
membalasnya dengan dosa dan dosa orang-orang yang mengikutinya.
Oleh
karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatian ketika menulis, antara
lain:
1.
Pastikan yang kita tulis
baik,benar dan bermanfaat bagi orang banyak.
2.
Pastikan yang kita tulis
tidak berisi penghinaan terhadap seseorang,suatu kaun atau provokasi agar tidak
meresahkan dan berurusan dengan hukum.
3.
Pastikan yang kita tulis
bukanlah hoax/dusta agar tidak menghasilkan dosa karena penyebaran berita
bohong.
Bila memperhatika hal-hal tersebut lantas
ada yang menghujaj maka yakinlah baha yang menghujat itu hanyalah orang-orang
yang berada di atas kebatilan.
Menulis tidak harus dalam bentuk
buku,melainkan dapat pula dilakukan melalui lebaran kertas lalu disebaran atau
ditempel di tempat-tempat umum, atau bisa pula melalui media sosial,seperti
facebook, WA, istagram, dan sebagainya. (Els@h).
TBM An Nur Ajak Anak-Anak Membaca Bareng di Dermaga Lassang-Lassang
Mengajak masyarakat membaca tidaklah harus di perpustakaan atau taman baca, melainkan di mana saja yang penting menyenangkan. Hal ini yang b...
-
Oleh: Sahabuddin,S.Pd (Pounder TBM An Nur) A. Latar Belakang Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Selain Sumber Daya Manusianya...
-
Mengajak masyarakat membaca tidaklah harus di perpustakaan atau taman baca, melainkan di mana saja yang penting menyenangkan. Hal ini yang b...
-
Oleh: Sahabuddin, S.Pd Pounder TBM An Nur Palajau Turatea adalah nama budaya yang amat populer untuk Kabupaten Jenepont...

.jpeg)








.jpeg)



